Minggu, 04 Juni 2017



KEGIATAN GERMAS DI RSUP FATMAWATI 


      GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat adalah Kampanye yang telah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan RI untuk seluruh masyarakat Indonesia. GERMAS adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran,kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. 
Kegiatan GERMAS  yaitu : peningkatan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat. 

RSUP Fatmawati mendukung GERMAS melalui kegiatan :
· Senam pagi bersama, sepeda sehat dan jalan sehat
· Senam peregangan
· Sarapan menu sehat dan pojok jamu sehat
· Pemeriksaan tekanan darah rutin
· Kunsultasi Gizi
· Konsultasi Kesehatan Kerja
· Penyuluhan / Edukasi Hidup Bersih dan Sehat
· Kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia
· Bazaar Makanan Sehat 

Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan secara rutin di lingkungan RSUP Fatmawati. 

Sebagai sasaran utama untuk tahap awal yaitu para karyawan dimana tanpa disadari karena
keterbatasan waktu sehingga para karyawan kurang melakukan aktivitas fisik dan kurang mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Dengan adanya GERMAS, akan menggugah kemauan untuk melakukan senam bersama, mendapatkan edukasi mengenai makanan yang sehat dikonsumsi, dan pemantauan kondisi kesehatan secara umum. Selain itu, Kampanye dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun ini mengambil tema “Ramadhan Saat yang Tepat untuk Berhenti Merokok Sekarang dan seterusnya” diharapkan akan meningkatkan perhatian masyarakat umum mengenai bahaya merokok.
 








Kamis, 04 Mei 2017



BESER .....MENGOMPOL

APAKAH ANDA MENGALAMI KONDISI SEPERTI INI ?
·         Sering bolak-balik ketoilet untuk berkemih?
·         Tidak dapat menahan keinginan untuk berkemih atau sampai terkadang terasa “mengompol”sebelum dapat mencapai toilet?
·         Apakah hal tersebut membuat aktifitas  An da terganggu?
Jika jawaban adalah “YA”.maka kemungkinan anda mengalami suatu gangguan kondisi kesehatan yang disebut OAB (Overactive Bladder) atau kandung kemih yang hiperaktf.untuk memahami OAB, mari mengenal proses berkemih yang normal terlebih dahulu.

PROSES BERKEMIH (KENCING)
Dimulai dari ginjal,ginjal berfungsi menyaring hasil metabolisme,sisa hasil metabolisme yang tidak diperlukan akan dikeluarkan dalam bentuk Urine melalui ureter kemudian ditampung oleh kandung kemih (Vesica urinaria), kandung kemih mampu  menampung  hingga 500cc  urine sebelum dikeluarkan melalui urethra keluar tubuh.

APAKAH OAB (OVERACTIVE BLADDER)
Adalah suatu kondisi dimana kandung kemih anda tidak bekerja sebagaimana normalnya dimana kandung kemih terlalu aktif berkontraksi sehingga menyebabkan desakan untuk berkemih yang sering. Pada kondisi OAB,yang  terjadi adalah sebagai berikut:
Pada kandung kemih yang normal akan berkontraksi setelah terisi penuh urine. Pada OAB, kandung kemih berkontraksi sering walau belum terisi penuh urine.

APA SAJA GEJALA OAB?
Penyebab OAB tidak diketahui secara pasti,tetapi resikonya meningkat seiring  dengan dengan peningkatan usia dan penderitanya lebih banyak wanita daripada pria.
Gejala OAB,meliputi:
1.       Urgensi                : tergesa-gesa untuk berkemih
2.       Nokturia               : Kencing pada malam hari >1 kali
3.       Inkontinesia       : mengompol
4.       Frekuensi            : sering berkemih >8 kali sehari

BAGAIMANA PENAGANAN  OAB ?
Konsultasikan segera keluhan yang  anda derita dengan Dokter Anda dan Dokter anda akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosa terhadap anda.beberapa pilihan terapi tersedia untuk kondisi ini,seperti latihan berkemih (bladder training) atau latihan otot dasar panggul (seperti senam kegel) atau juga dengan obat - obatan.
Obat-obatan yang menjadi pilihan pertama untuk mengatasi gangguan ini adalah golongan anti muskarinik,selain itu ada juga golongan B3-adrenoceptor aginist dan untuk mendapatkan obat tersebut,anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda.


Segera Konsultasikan Keluhan OAB Kepada Dokter Anda
Jangan Biarkan Hal ini Menganggu Kualitas Hidup Anda

Rabu, 19 April 2017




Menteri Kesehatan RI Meresmikan Gedung Rawat Inap Anggrek RSUP Fatmawati


        Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek, Sp.M (K) pada hari Selasa, 18 April 2017 melakukan peresmian Gedung Rawat Inap Anggrek serta Medical Science Center di RSUP Fatmawati. Acara ini juga sekaligus merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-56 RSUP Fatmawati yang telah dilaksanakan sejak akhir Maret 2017.
Acara diawali dengan laporan Direktur Utama RSUP Fatmawati, Dr. Andi Wahyuningsih Attas, Sp.An, KIC, MARS yang menjelaskan beberapa pengembangan pelayanan  yang telah dilakukan selama tahun 2016-2017, termasuk Gedung Anggrek yang dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang rawat inap kelas 1 yang setiap tahunnya semakin meningkat terutama di era JKN. Direktur Utama juga menjelaskan mengenai kegiatan Webinar dimana operasi Spine dengan teknik terbaru yaitu Lateral Extracavity Column Resection and Reconstruction disiarkan secara live dan disaksikan oleh beberapa RS di Indonesia. Medical Science Center mendukung kegiatan RSUP Fatmawati sebagai RS pemerintah, merupakan kerjasama dengan PT Darya Varia Laboratory Tbk yang akan dipergunakan sebagai learning area dan lounge.
        Menteri Kesehatan dalam sambutannya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun kepada RSUP Fatmawati dan apresiasi kepada semua pihak atas terlaksananya pengembangan pelayanan RSUP Fatmawati yang saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan dahulu sewaktu beliau koas. Beliau juga mengatakan bahwa di era JKN ini dimana penerimaan BPJS harus semakin diperkuat, upaya promotif preventif ditingkatkan dan system rujukan berjenjang perlu diperkuat melalui screening. Menteri Kesehatan mengapresiasi dibukanya Medical Science Center yang sejalan dengan program telemedicine untuk kemajuan ilmu kedokteran di Indonesia. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat heterogen yang memerlukan edukasi dan advokasi melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan pendekatan keluarga.
Setelah memberikan sambutannya, Menteri Kesehatan secara resmi membuka Gedung Anggrek dengan melakukan penanda tanganan prasasti dan langsung melakukan kunjungan ke Gedung Anggrek dan Medical Science Center.