Rabu, 13 Januari 2016



ANEMIA

ANEMIA adalah sekelompok gangguan yang mempunyai ciri khas penurunan hemoglobin atau sel darah merah.
·         Kadar Hb kurang dari 6 mmol/L (Pria)
·         Kadar Hb kurang dari 7 mmol/L (Wanita)

PENYEBAB
·         Kurang nutrisi
·         Kebutuhan mineral meningkat misal kehamilan
·         Pendarahan
·         Penyakit infeksi,misal cacingan

TANDA DAN GEJALA
·         Perasaan mudah lelah,lemah,letih,lesu,lunglai (5L)
·         Sering pusing atau sakit kepala
·         Sering mengantuk

TANDA DAN GEJALA
·         Pandangan berkunang-kunang dari posisi jongkok keposisi berdiri/berubah posisi.
·         Pada Anemia yang sudah parah disertai pucat pada wajah,telapak tangan,kuku,selaput dalam kelopak mata,serta bibir.

JENIS-JENIS ANEMIA
·    Anemia Ferriprive disebabkan oleh kekurangan zat besi.
·       Anemia megaloblaster disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 atau asam folat.
·     Anemia lainnya (Jarang)
-Anemia aplastis,disebabkan rusak sumsum tulang.
-Anemia haemolitis,sel darah merah dirombak lebih cepat daripada produksinya.

AKIBAT ANEMIA
·         Pada anak akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan
·         Pada ibu hamil,dapat mengalami keguguran,lahir sebelum waktunya dan berat badan lahir rendah
·         Daya tahan tubuh akan menurun

CARA MENCEGAH ANEMIA
·         Meningkatkan konsumsi makanan bergizi yang mengandung zat besi,baik nabati maupun hewani.
·         Mengobati penyakit penyebab anemia,sepeti cacingan,malaria.

TERAPI
·         Tanpa obat
·         Makan makanan yang mengandung zat besi,seperti
- sayur berwarna hijau tua seperti daun kangkung,katuk,daun singkong,bayam,sawi,
-makanan hewani sperti ikan,daging,hati,hati,ayam.
-kacang-kacangan seperti tempe,kacang merah.kacang hijau,kacang panjang,buncis
-buah buahan,seperti jeruk,pepaya,rambutan,belimbing
·         Dengan obat
-Jika dibutuhkan minum tablet tambah darah sekali seminggu atau setiap hari.
-Asam folat
-zat besi
-Vitamin B12

HAL  YANG PERLU DIPERHATIKAN
Apabila anemia terus berlanjut setelah pengobatan sendiri dan tidak ada perbaikan/anemia menjadi lebih berat,maka berkonsultasilah kepada dokter.




Kamis, 07 Januari 2016



PENGOBATAN RHEUMATIK PADA USIA LANJUT

OSTEOARTHRITIS (OA)
Penyakit sendi degenerative kronik yang berkaitan dengan kerusakan kartilago pada satu atau lebih sendi dan paling sering terjadi di lokasi  Lutut.

Penyebab OA
·         Penuaan
·         Obesitas
·         Penggunaan sendi berlebihan
·         Genetic
·         Kelainan sendi sejak lahir

Faktor Resiko
·         Usia
·         Jenis kelmin
·         Genetic
·         Kegemukan dan penyakit metabolic
·         Cedera sendi,pekerjaan,olahraga.

Gejala
·         Nyeri sendi
·         Gangguan gerak sendi
·         Kaku pagi hari
·         Bunyi gemeretak pada sendi yang sakit
·         Pembesaran sendi
·         Perubahan gaya berjalan


Terapi
Non farmakologis
·         Edukasi
·         Terapi fisik dan rehabilitasi
·         Penurunan berat badan
Farmakolis
·         Obat penghilang rasa nyeri (obat warung)&obat oles
·         Obat anti inflamasi non steroid (nadiclofenac/voltaren,meloxicam,arcoxia,celebrex)
·         Agen Chondroprotective
·         Asam hialuronat
·         Glikosamioglikan
·         Kondroitin sulfat
·         Vit C
·         Steroid intraartikuler
·         Terapi bedah
·         dilakukan bila tidak berhasil ditanggulangi oleh obat-obatan dan untuk memperbaiki kelainan/kerusakan sendi yang mengganggu aktivitas sehari hari.

Gout Arthiritis
Penyakit yang disebabkan deposisi Kristal monosodium urat pada jaringan
Gangguan metabolism yang mendasar gout adalah hiperuricemia (asam urat lebih dari 7)
Sering terjadi pada pria dibanding wanita.

Gejala klinis
·         Nyeri mendadak
·         Bengkak dan kemerahan pada satu sendi,lokasi paling sering di ibu jari
·         Hiperuricemia

Terapi
·         Terapi
·         Kondisi akut (nyeri hebat):OAINS,kolkisin,steroid
·         Tidak disarankan konsumsi alopurinol pada kondisi akut




Senin, 04 Januari 2016




GAGAL GINJAL KRONIS

APA ITU GINJAL ?
Ginjal adalah sebuah organ kecil yang terletak di dalam tubuh, akan tetapi mempunyai fungsi yang sangat kompleks dan bekerja secara otomatis.
Ginjal adalah organ bagian tubuh yang masing - masing berukuran serupa dengan kepalan tangan. Organ tersebut terletak dekat pertengahan punggung,di bawah kerangka tulang rusuk.

FUNGSI GINJAL
1.    Mengatur jumlah cairan tubuh.
2.    Mengatur kadar ion – ion penting dalam tubuh.
3.    Mengatur osmolaritas cairan ekstrasel.
4.    Mengatur keseimbangan asam basa.
5.    Menghasilkan hormon untuk mengatur tekanan darah dan produksi sel darah.

JENIS – JENIS PENYAKIT GINJAL
1.    Batu Ginjal
2.    Tumor Ginjal
3.    Nefropati Diabetic
4.    Sindroma Gagal Ginjal :
a.    Gagal Ginjal Akut : penurunan secara tiba – tiba fungsi ginjal pada individu yang semula normal, ditandai dengan kenaikan ureum dan kreatinin darah secara progresif.
b.    Gagal Ginjal Kronis : penurunan/kemunduran fungsi ginjal menahun, progresif dan ireversibel dengan akibat penumpukan sisa metabolik (toksin uremik) dalam tubuh.
5.    Sindroma Glomerulo Vaskular :
a.    Nefritis Akut.
b.    Sindroma Nefrotik.
c.    Hipertensi.
d.    Proteinuria tanpa keluhan.
6.    Sindroma Tubulointerstisial :
a.    Nefritis Interstisial.
b.    Infeksi dan Pyelonefritis.
c.    Nefropati Obtruksi.

GEJALA UMUM
v  Nyeri pinggang, perut bawah terutama saat kencing.
v  Kencing keluar darah.
v  Kencing keruh, berbusa.
v  Demam, sesak napas, anemia.
v  Kencing sangat berkurang atau tidak ada sama sekali.
v  Bengkak pada kaki, tangan, dan wajah.
v  Tekanan darah sangat tinggi.


DIET PADA PENYAKIT GINJAL
*        Kebutuhan cairan tubuh rata – rata 2 – 2,5 liter, urine produksi 1,5 – 2 liter/hari.
*        Diet rendah garam.
*        Diet rendah protein 60, 40, 20 gram/hari.
*        Mengandung asam amino essensial.
*        Kalori 30 - 35 kg/hari.
*        Pemberian vitamin piridoksin, asam folat.
*        Mineral, kalsium dan zat besi.

PANTANGAN MAKANAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL
- Hindari makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi (nasi, jagung, ubi, kentang, pasta,       macaroni dan hevermout).
- Hindari makanan yang mengandung protein tinggi (daging ayam, daging kambing, ikan, udang, telur, hati dan keju).
-Hindari sayuran dan buah yang mengadung tinggi kalium (apel, alpukat, jeruk, pisang, anggur, kubis, buncis, kembang kol, seledri, stroberi, pepaya dan daun papaya).
- Hindari makanan olahan yang banyak mengandung garam (makanan beku, sup kalengan, makanan cepat saji, camilan asin dan sayuran dalam kaleng).
- Hindari konsumsi makanan yang mengandung zat fosfor (selai kacang, jenis kacang kacangan, kacang kering, susu dan keju).

PENCEGAHAN PENYAKIT GINJAL
  - Olah Raga
      Lakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur – tidak terlalu berat – akan lebih berdampak positif bagi tubuh dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnya Anda bisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1 - 2 jam setiap minggu.
 - Berhenti Merokok
      Merokok tidak hanya meningkatkan resiko penyakit ginjal, tetapi juga meningkatkan kematian akibat stroke dan serangan jantung pada orang dengan penyakit ginjal kronis. Rokok dengan kandungan nikotinnya dalam proses jangka waktu lama juga akan merusak organ - organ penting tubuh Anda, baik paru-paru, kulit dan jantung. Kita sebaiknya mencoba berhenti merokok.
- Kurangi Makanan Berlemak
      Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolestrol dalam darah Anda meningkat.
  -Berat Badan
      Perhatikan berat badan sehingga Anda dapat terhindar dari obesitas. Akan tetap, orang dengan fungsi ginjal yang rendah harus sadar bahwa beberapa bagian dari diet yang normal dapat memperburuk kegagalan ginjal.
   -Konsumsi Air Putih
      Mengkonsumsi air putih yang cukup, menghindari konsumsi jamu atau herbal yang tidak jelas, menghindari konsumsi obat - obatan secara sembarangan (tanpa resep dokter) merupakan hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi munculnya penyakit ginjal.
   -General Checkup
      Gagal ginjal juga dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical checkup) secara rutin, termasuk pemeriksaan urin dan darah. Memeriksakan gangguan ginjal seperti kencing batu, prostat dapat mencegah munculnya gagal ginjal.