Rabu, 16 Juli 2014

TPS Keliling di RSUP Fatmawati





Pesta Demokrasi Indonesia Berlangsung pada hari Rabu 9 Juli 2014 serentak diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia. Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis. Memilih Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden merupakan hak seluruh rakyat Indonesia.


RSUP Fatmawati memberikan kesempatan kepada para pasien yang sedang di rawat untuk tetap memilih. karena satu suara sangat menentukan perubahan Indonesia untuk 5 tahun ke depan.




RSUP Fatmawati menyediakan 3 TPS bantuan. Ketiga TPS tersebut yaitu TPS 46, TPS 57 dan TPS 59. KPU Myanmar yang didampingi oleh KPUD DKI Jakarta yang memantau kegiatan ini. Selain itu, ada pula wartawan dari Media Indonesia dan oke zone yang meliput. Ada 12 petugas RSUP Fatmawati yang ikut membantu kegiatan Pemilihan Capres dan Cawapres 2014.

Kegiatan pemilihan umum di RSUP Fatmawati ini dilakukan mulai pukul 10.00 WIB untuk TPS 46 sedangkan untuk 2 TPS lainnya dilakukan mulai pukul 12.00 WIB. Untuk TPS 46 kegiatan pemilihan umum diperuntukkan pasien ruang Pavilliun Anggrek dan sebagian diperuntukkan pasien yang dirawat di Gedung Prof.Dr.Soelarto lantai 1 dengan jumlah 80 pemilih. 


Untuk TPS 57 kegiatan pemilihan diperuntukkan bagi pasien yang dirawat di gedung Teratai lantai 5 dan 6 dengan jumlah 56 pemilih. Untuk TPS 59 kegiatan pemilihan diperuntukkan pasien yang dirawat di ruang HD, ICCU, dan ICU dengan jumlah 35 pemilih. Jumlah pemilih yang sudah didata sebanyak 267 orang. Jumlah pemilih yang telah melakukan hak pilihnya sebanyak 171 orang.   

Selasa, 01 Juli 2014

MULUT TETAP SEGAR SAAT BERPUASA



Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu umat Islam di seluruh dunia. Umat Muslim senantiasa melakukan ibadah puasa sebagai bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah. Saat berpuasa, tidak diperbolehkan makan setelah sahur hingga menjelang berbuka puasa. Namun, hal yang paling sering dikeluhkan adalah masalah bau mulut. Dalam dunia medis, kondisi ini biasa disebut halitosis.
Berpuasa dan bau mulut sangat berkaitan erat. Hal itu dapat terjadi karena selama puasa kondisi mulut yang kering tanpa makanan dan air. Sehingga kelenjar air liur tidak dapat memproduksi dalam jumlah cukup untuk menjaga nafas tetap segar. Memang bau mulut saat menjalankan ibadah puasa merupakan hal yang wajar. Namun tidak begitu saja kita mengabaikan kebersihan tubuh terutama kebersihan mulut saat berpuasa.
Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan dan menjaga mulut tetap segar namun tidak melanggar aturan berpuasa:
1.      Sikat gigi seperti biasa. Setelah makan sahur diusahakan untuk menyikat gigi dengan baik untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di dalam mulut.
2.      Perbanyak minum air putih pada saat sahur. Minum sekitar 2-3 gelas air putih pada saat sahur, selain untuk mencegah dehidrasi juga dapat menjaga mulut tidak kering saat berpuasa.
3.      Berkumur saat wudhu. Dengan berkumur dengan benar sebelum menjalankan ibadah sholat terbukti mampu membersihkan mulut. Hal ini boleh saja dilakukan, asal airnya jangan sampai tertelan ya
4.      Mengkonsumsi cukup buah dan sayur saat berbuka maupun saat sahur. Kandungan vitamin dan mineral dalam sayur dan buah mampu menjaga kebersihan gigi dan mulut terlebih pada saat berpuasa
5.      Stop kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk seperti merokok sebaiknya dihentikan sementara karena mampu memperparah kondisi mulut ketika berpuasa.
Sekian beberapa tips menjaga mulut tetap segar saat berpuasa. Bila kondisi mulut tidak segar sering terjadi, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter. Bisa saja disebabkan adanya penyakit lain, seperti gigi berlubang. Semoga puasa bukan menjadi hambatan dalam berinteraksi dengan yang lain ya :)