Senin, 20 Maret 2017



Kegiatan Hand Hygiene Serempak di RSUP Fatmawati


        Dalam rangka HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia, pada tanggal 17 Maret 2017 Komite Keperawatan RSUP Fatmawati mengadakan kegiatan Hand Hygiene atau cuci tangan yang dilakukan oleh seluruh perawat, petugas, pasien, keluarga pasien serta pengunjung secara serempak pada pukul 10.00. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama di Instalasi Rawat Jalan Reguler dan Eksekutif, Instalasi Gawat Darurat, Instalasi Teratai, Instalasi Gedung Prof. Soelarto, Instalasi Bougenville dan Instalasi Bedah Sentral dengan jumlah peserta mencapai 1116 orang. Selain di RSUP Fatmawati, kegiatan Hand Hygiene serempak ini juga dilakukan di beberapa RS Pemerintah dan Swasta ,Puskesmas dan Lembaga Pendidikan Keperawatan di Indonesia untuk mendapat Rekor MURI.

       Kegiatan ini sekaligus mengingatkan dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya mencuci tangan dengan benar untuk mencegah penyebaran penyakit di masyarakat.




    




Kamis, 09 Maret 2017

KELUARGA BERENCANA

KB PASCA PERSALINAN
¨  Adalah pemanfaatan atau penggunaan alat kotrasepsi langsung sesudah melahirkan sampai 6 minggu/ 42 hari sesudah melahirkan.
¨  Tidak mengganggu  ASI
Manfaat :
¨  Mengatur jarak dan mencegah kehamilan agar tidak terlalu rapat (minimal 2 tahun setelah melahirkan )
¨  Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan
¨  Menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu, bayi dan balita
¨  Ibu memiliki waktu dan perhatian yang cukup untuk dirinya sendiri , anak dan keluarga


Metode KB Jangka Panjang
¨  1. Metode Operasi Wanita (MOW)à Steril
¨  2. Metode Operasi Pria (MOP) à Steril
¨  3. Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) / spiral / IUD à sampai 10 tahun
¨  4. Implan / susuk à 3 tahun 

Metode KB Jangka Panjang
¨  Suntikan 3 Bulan
¨  Pil KB menyusui à minum tanpa jeda di jam yang sama
¨  Kondom
                    ---> Tidak disarankan Suntik 1 bulan karena mengganggu ASI 

 

Senin, 27 Februari 2017



Tempat Pengasuhan Anak “SERUNI” diRSUP Fatmawati

      Kami memahami kekhawatiran masyarakat dan pegawai RSUP Fatmawati yang harus meninggalkan buah hatinya untuk bekerja maupun beraktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, Tempat Pengasuhan Anak Seruni dapat menjadi solusi bagi orang tua yang ingin menitipkan buah hatinya kepada tenaga ahli yang terpercaya. 

Fasilitas :
-          Ruang bermain in door dan out door berkapasitas sampai dengan 15 anak
-          Ruang tidur ber-AC
-          Ruang makan
-          Ruang TV
-          Daily book report
-          Visit tenaga medis



 


Syarat pendaftaran :
-          Usia anak 3 bulan – 5 tahun
-          Mengisi formulir pendaftaran
-          Fotokopi KTP
-          Fotokopi Akta Kelahiran Anak
-          Fotokopi BPJS (jika ada)
-          Membayar biaya penitipan

Waktu Pelayanan TPA SERUNI :
Hari Senin – Jumat,Pkl. 07.30 – 16.00 WIB








Untuk informasi lebih lanjut,Anda dapat menghubungi:
TPA “SERUNI”RSUP Fatmawati
Telp. (021)7501524,7660552
Ext.1573

Selasa, 07 Februari 2017



DIET PADA PENDERITA KANKER

GAMBARAN UMUM
  •  Kanker adalah pembelahan dan pertumbuhan sel secara abnormal yang tidak dapat dikontrol sehingga cepat menyebab
  •  Pengendalian berat badan, diet, dan aktifitas fisik telah diketahui merupakan faktor penting dalam pencegahan dan penanganan penyakit kanker

Banyak penelitian melaporkan bahwa untuk menurunkan resiko kanker harus menjalankan gaya hidup dan pola makan yang sehat, yaitu :
  •  Konsumsi beragam sayur, buah, sereal, kacang- kacangan.
    Makanan ini merupakan sumber serat, vitamin dan mineral serta kaya sumber                  antioksidan
  • Kurangi konsumsi lemak, terutama lemak jenuh dan lemak trans, seperti banyak yang terdapat dalam mentega, susu full cream, makanan gorengan dan daging merah
  • Hindari minum alkohol, membatasi asupan garam dan makanan yang diawetkan
  • Pertahankan berat badan sehat, tidak kurus dan juga tidak gemu
  • Hidup aktif dan melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat mencegah berat badan berlebih atau kegemukan dan menjaga tubuh tetap sehat

Faktor Penyebab Gangguan Giz
  • Kurang nafsu makan yang disebabkan oleh faktor psikologik dan lost response terhadap kanker berupa cepat kenyang / perubahan pada indra pengecap (lidah)
  • Gangguan asupan makanan dan gangguan gizi karena
-  Gangguan pada saluran cerna, dapat berupa   kesulitanmengunyah,menelan dan  penyumbatan
- Gangguan absorspsi zat gizi
- Kehilangan cairan dan elektrolit kareba muntah-muntah dan diare
  • Perubahan metabolisme protein, karbohidrat dan lemak
  • Peningkatan pengeluaran energi

Tujuan diet
  1. Memberikan makanan yang seimbang sesuai dengan keadaan penyakit serta daya terima pasien
  2. Mencegah atau menghambat penurunan berat badan secara berlebihan
  3. Mengurangi rasa mual, muntah, dan diare
  4. Mengupayakan perubahan sikap dan perilaku sehat terhadap makanan oleh pasien dan keluarganya
Syarat Diet
  • Tinggi energi :
- Laki-laki 36 kkal/kg bb (Gizi kurang 40 kkal/kg bb)
-  Perempuan 32 kkal/kg bb (Gizi kurang 36 kkal/kg bb) 
  •   Tinggi protein : 1-1.5 g/kg bb
  • Lemak sedang : 15-20% dari kebutuhan energi total
  • Karbohidrat cukup
  • Vitamin dan mineral cukup
  • Porsi makan kecil dan sering

Pedoman Mengatasi Masalah Makan
  1. Bila pasien menderita anoreksia
                -              Dianjurkan makan makanan yang disukai atau dapat diterima walaupun tidak lapar
                -              Hindari minum sebelum makan
                -              Tekankan bahwa makan adalah bagian penting  dalam pengobatan          
                -              Olahraga sesuai kemampuan penderita
  1. Bila ada perubahan pengecapan
                -              Makanan/minuman diberikan dengan suhu  kamar/dingin
                -              Tambahkan bumbu makanan yang sesuai untuk  menambah rasa
                -              Minuman diberikan dalam bentuk segar, seperti sari buah/jus
  1. Bila ada kesulitan mengunyah atau menelan
                -              Minum dengan menggunakan sedotan
                -              Makanan/minuman diberikan dengan suhu  kamar/dingin
                -              Bentuk makanan disaring atau cair
                -              Hindari makanan terlalu asam atau asin
  1. Bila mulut kering
                -              Makanan/minuman diberikan dengan suhu  dingin
                -              Bentuk makanan cair
                -              Kunyah permen karet
  1. Bila mual dan muntah
                -              Beri makanan kering
                -              Hindari makanan yang berbau merangsang
                -              Hindari makanan lemak tinggi
                -              Makan dan minum perlahan-lahan
                -              Hindari makanan/minuman terlalu manis
                -              Batasi cairan pada saat makan
                -              Tidak tiduran setelah makan