Kamis, 13 Oktober 2016



GAGAL GINJAL KRONIK

Apa yang dimaksud dengan Gagal Ginjal Kronik ?
Gagal Ginjal Kronik adalah kerusakan ginjal yang sudah terjadi menahun (sejak Lama),sehingga ginjal tidak mampu lagi melakukan fungsinya.

Bagaimana Gejala Gagal Ginjal Kronik?
1.       Kurang nafsu makan,mual dan muntah
2.       Pembengkakan tangan,kaki,wajah dan sekitar mata
3.       Pucat,letih,lemas dan lesu karena anemia atau kurang darah
4.       Pada awal penyakit,penderita sering kencing,namun seiring bertambah parahnya penyakit,kencing justru berkurang
5.       Kulit gatal-gatal
6.       Sesak nafas

Apa yang dimaksud dengan tindakan Hemodialisa?
Hemodialisa atau cuci darah adalah tindakan untuk membersihkan darah dari  zat-zat yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh melalui proses penyaringan diluar  tubuh dengan menggunakan mesin dialysis sebagai pengganti ginjal.

Proses Hemodialisa:
·         Darah dialirkan dari dalam tubuh lewat selang cuci darah masuk kedalam tabung ginjal buatan.
·         Didalam tabung tersebut,darah disaring dan zat-zat yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh akan dibuang.
·         Darah yang sudah bersih masuk kembali kedalam tubuh lewat selang cuci darah yang lain.

Pengaturan Diet bagi PenderitaGagal Ginjal Kronik:
Karena ginjal telah rusak,maka sebaiknya batasi:
·         Asupan cairan
·         Asupan garam
·         Konsumsi buah –buahan.




KONSULTASIKAN  penyakit ginjal anda sedini mungkin di:
Poliklinik Penyakit DalamRSUP Fatmawati
Telp.(021)7501524,7660552
Ext.1355 (Rawat Jalan)
Ext.4015 (Eksekutif Griya Husada)

Rabu, 05 Oktober 2016

KEHILANGAN GIGI ………. PERLUKAH GIGI TIRUAN ?

GIGI TIRUAN LENGKAP
Permasalahan kehilangan gigi bukanlah merupakan masalah yang hanya dijumpai  pada golongan usia tua / lanjut senja. Dengan banyaknya kasus kecelakaan, pola makan makanan yang manis dan lengket serta banyaknya ditemukan  kasus keganasan ( tumor ) rongga mulut, maka permasalahan kehilangan gigi banyak ditemukan  pada golongan usia muda bahkan pada anak-anak,

Kehilangan gigi dapat disebabkan oleh :
1.      Tidak adanya benih gigi
2.      Kerusakan gigi yang tidak dapat dirawat lagi
3.      Kerusakan jaringan penyangga gigi
4.      Kecelakaan ( lalu lintas atau pekerjaan )
5.      Penyakit keganasan rongga mulut ( tumor )
6.      Akibat karena alasan tertentu ( mal posisi, perawatan orthodonsi )

GIGI TIRUAN SEBAGIA
Akibat kehilangan gigi anterior, biasanya penderita akan merasa malu karena terganggu penampilannya. Dan bila kehilangan gigi posterior yang cukup banyak, penderita akan mengalami kesulitan mengunyah dan langsung menelan  makanan yang kurang halus. kedua kondisi ini yang menyebabkan penderita cepat mencari pertolongan untuk membuat gigi tiruan.




Tujuan pembuatan gigi  tiruan sebenarnya lebih luas dan intinya yaitu :
1.      Memperbaiki fungsi pengunyahan, sehingga penderita dapat mengunyah dan           menelan makanan yang lebih halus
2.      Memperbaiki fungsi esthetis, biasanya pada kasus kehilangan gigi anterior
3.      Memperbaiki fungsi bicara, dengan adanya gigi tiruan maka bunyi yang dihasilkan   menjadi jelas
4.      Menghindari kerusakan lebih lanjut, ada 2 akibat dari kehilangan  terhadap        susunan gigi geligi:
    a.      Gigi antogonisinya akan memanjang untuk mencari kontak
    b.      Gigi sebelahnya akan bergeser miring dan sedikit terputar

Keempat tujuan pembuatan gigi tiruan ini pada akhirnya dapat  memperbaiki kualitas hidup penderitanya. 

Akankan kita biarkan keadaan tidak bergigi di mulut kita ???


KONSULTASIKAN penyakit gigi Anda sedini mungkin di :
Poliklinik Gigi RSUP Fatmawati
Telp.(021)7501524,7660552
Ext.1361 (Rawat Jalan)

Ext.1557 (Eksekutif Griya Husada)

Senin, 03 Oktober 2016

TRIENNIAL SURVEY AKREDITASI INTERNASIONAL JCI

Triennial Survey Akreditasi Internasional Rumah Sakit dari Joint Commission International (JCI) adalah evaluasi tiga tahunan untuk menilai kelayakan RS mempertahankan status Akreditasi dari JCI. Triennial Survey JCI di RSUP Fatmawati berlangsung selama 5 hari, dari tangal 26 – 30 September 2016.


Tim Surveyor dari JCI adalah :

1.    Steven A. Matarelli, PhD., RN (Team Leader – Nurse Surveyor)
2.    Pongtorn Kietdumrongwong, MD, FRCST, FRCPT (Physician Surveyor)
3.    Monika Bedi, BDS, MHA (Administration Surveyor)
4.    Julie McCaughan, RN (Clinicial Surveyor)


Setiap harinya, Tim Surveyor melakukan tracer lapangan keseluruh unit pelayanan RSUP Fatmawati, melakukan review rekam medic pasien, interview dengan Dewan Pengawas, Direktur Utama dan para Direksi RS maupun dengan beberapa Dokter dan staf RS.
Beberapa temuan langsung diinformasikan kepada jajaran manajemen, Kepala Satker dan Ketua KSM melalui acara Daily Debriefing setiap pagi agar dapat segera ditindak lanjuti dan diperbaiki oleh satker terkait.

Tujuan dari penilaian JCI ini adalah agar Rumah Sakit melakukan pelayanan sesuai dengan semua standar mutu internasional sehingga dapat menjamin mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Selain itu, dengan melakukan pelayanan sesuai standar JCI akan dapat melindungi staf RS dari tuntutan hukum.
Keputusan akhir kelulusan akan dikeluarkan secara resmi oleh Kantor Pusat Joint Commission International di Chicago, AS dalam waktu 10 hari kerja.
FATMAWATI PASTI BISA! YES… YES… YES!!









Kamis, 08 September 2016


RETINOPATI DIABETIK

Retinopati Diabetik adalah komplikasi penyakit Diabetes Mellitus pada pembuluh darah retina yang dapat menyebabkan kebutaan. Salah satu penyebab kebutaan yang banyak terjadi pada usia antara 20 tahun - 65 tahun.
FAKTOR RISIKO RETINOPATI DIABETIK
1.  Lamanya terkena Diabetes Mellitus.
2.  Kadar gula darah.
3.  Hipertensi.
4.  Obesitas.
5.  Kolesterol.
6.  Anemia.
7.   Merokok.
8.   Kehamilan.
9.   Pubertas.
10. Sakit Ginjal.
GEJALA RETINOPATI DIABETIK
1. Pandangan buram.
2. Penglihatan kadang baik, kadang menurun.
3. Melihat bayangan benda seolah berkerut.
4. Hilangnya sebagian penglihatan.
5. Sulit melihat jelas setelah dalam kondisi penerangan kurang.
6. Sulit memfokuskan penglihatan.
7. Nyeri pada mata (Glaukoma Neovaskular).
PENGOBATAN RETINOPATI DIABETIK
1. Edukasi kepada Pasien.
    Retinopati diabetik kadang hanya memberi sedikit gejala, namun dapat diobati bila terdiagnosis dini.
2. Kontrol gula darah.
3. Laser.
4. Injeksi obat pada bola mata.
5. Operasi.
PENCEGAHAN RETINOPATI DIABETIK
Skrinning oleh dokter spesialis mata :
a. Pada anak atau usia muda maksimal 3 tahun setelah didiagnosis Diabetes Mellitus.
b. Pada usia dewasa segera setelah didiagnosis Diabetes Mellitus.


KONSULTASIKAN penyakit mata Anda sedini mungkin di :
Poliklinik Mata RSUP Fatmawati
Telp. (021) 7501524, 7660552
Ext. 1349 (Rawat Jalan)
    Ext. 4012 (Eksekutif Griya Husada)


Senin, 05 September 2016

HARI PELANGGAN NASIONAL 2016
5 September 2016

Pada tanggal 4 September 2016 merupakan hari Pelanggan Nasional tahun 2016, tema yang diusung tahun ini yaitu “Senyum Pelanggan Indonesia”
      Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional tahun 2016, RSUP Fatmawati mempunyai kegiatan untuk pelanggan dan pengunjung, kegiatan tersebut yaitu mengadakan Edukasi  (Penyuluhan Kesehatan Rumah Sakit ) dan Sosialisasi tentang Virus Zika langsung disampaikan oleh Direktur Utama RSUP Fatmawati Dr. Andi Wahyuningsih Attas, Sp.An,KIC,MARS di ruang tunggu pasien Rawat Jalan, sosialisasi yang diberikan langsung dengan membagikan 3000 flyer waspada Virus Zika, tujuan kegiatan yang dilakukan yaitu untuk memberikan informasi tentang penyakit yang diakibatkan oleh Virus Zika agar masyarakat lebih waspada yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Pembagian 3000 Flyer dan kampanye serta sosialisasi penyakit tersebut dilakukan kepada seluruh pelanggan Rawat Jalan, Rawat Inap, Emergency dan penunjang lainnya yang dilakukan serentak oleh Tim Promosi Kesehatan dan Humas RSUP Fatmawati dari pukul 08.00 – 12.00 Wib.  

       




Rabu, 31 Agustus 2016

RSUP FATMAWATI MENUJU GREEN HOSPITAL


"Rumah Sakit harus tanggap terhadap perubahan iklim" tegas Menteri Kesehatan (nama) saat membuka konferensi “The 3rd National Conference on Health Promoting Hospital dan The 3rd Asian Regional Conference on Global Green and Healthy Hospital” Di Yogyakarta.

Isu perubahan iklim sudah mulai menjadi perhatian masyarakat dunia saat ini. Di Indonesia, kita sudah mulai merasakan dampak perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan global seperti cuaca yang tidak sesuai lagi dengan musimnya, dan pergeseran pola penyakit dan lain-lain.

Beberapa tahun belakangan, Rumah Sakit di Indonesia sudah mulai berorientasi kepada konsep RS ramah lingkungan yang diaplikasikan pada pengolahan limbah, ventilasi dan penerangan yang hemat energi, efisiensi penggunaan kertas, serta upaya untuk perubahan perilaku menjadi ramah lingkungan.

Bagaimana kita sebagai warga RS (pasien, karyawan, pengunjung dan staf) dapat berperan serta dalam menciptakan green hospital?

1.  Matikan lampu dan AC bila sudah tidak ada orang di ruangan
2.   Ikut memilah sampah sebelum membuangnya ke tempat sampah.
     Pastikan Anda membuangnya sesuai aturan
3. Efisiensi penggunaan kertas, usahakan memakain kedua sisi kertas
     untuk  draft surat atau sekedar coret-coret konsep.
4. Pastikan menutup kran air sampai rapat. Sampaikan ke petugas kami bila ada kran yg bocor.
5. Kurangi konsumsi minuman botol plastik. Selain menghasilkan sampah
plastik yang sulit terurai, minuman botolan juga dapat merusak ginjal kita.
6. Bawa tas belanja sendiri utk mengurangi sampah kantong plastik.


Rabu, 24 Agustus 2016

SPINE CENTER RSUP FATMAWATI

Spine Center RSUP Fatmawati merupakan pelayanan terpadu kasus tulang belakang dimana Pasien akan ditangani bersama oleh Tim Spine yang terdiri dari Dokter - dokter  Spesialis Orthopedi - Spine, Rehabilitasi Medik - Spine, Spesialis Saraf dan Spesialis Radiologi. Sejak tahun 1970, RSUP Fatmawati telah lama melakukan perawatan tulang belakang, baik secara operatif maupun non - operatif dan perawatan rehabilitasi medis untuk gangguan / kelainan pada tulang belakang.

Beberapa kasus yang telah berhasil ditangani oleh Tim Spine adalah :
-Skoliosis.
Minimally Invasive Spine.
- Pelayanan Skoliosis secara konvensional dengan Brace

 PELD (Pericutaneous Endoscopic Lateral Discectomy).
Thoracoscopic Spine Surgery.
-Vertebroplasty.

   Pelayanan yang Anda dapatkan di Spine Center RSUP Fatmawati adalah :
·      Penatalaksanaan yang menyeluruh dan tepat guna oleh Dokter Spesialis yang tergabung dalam Tim Spine (Spesialis Bedah Orthopedi, Rehabilitasi Medik, Syaraf, Radiologi dan Anestesi).
·         Penegakan diagnosa dengan pemeriksaan klinis dan pemeriksaan penunjang diagnose.
·  Informasi medis dan informasi mengenai pencegahan berlanjutnya penyakit sesuai kebutuhan.
Spine Center RSUP Fatmawati juga telah dilengkapi oleh fasilitas, peralatan serta pemeriksaan diagnostik berteknologi yang mumpuni.


Konsultasikan masalah tulang belakang Anda kepada Tim Spine, di :
Spine Center RSUP Fatmawati
Setiap Hari  Senin – Jum’at
Telp. (021) 7501524, 7660552 ext. 1380