Senin, 01 Februari 2016




BAGAIMANAKAH PERAWATAN ANAK LEUKEMIA ??

MENGENAL LEUKEMIA
Leukemia adalah suatu jenis kanker yang dimulai dari sel darah putih terjadi pembentukan sel darah putih abnormal (sel leukemia) yang berbeda dan tidak berfungsi seperti sel darah putih normal.
APAKAH TANDA – TANDA LEUKEMIA ?
1.    Demam atau keringat malam.
2.    Mudah capek dan pucat.
3.    Memar dan mudah berdarah.
4.    Nyeri pada tulang/sendi.
5.    Pembesaran kelenjar.
6.    Berat badan menurun.




PENANGANAN LEUKEMIA
1.    Penanganan suportif, meliputi pengobatan penyakit lain yang menyertai leukemia, komplikasi dan tindakan yang mendukung penyembuhan, termasuk perawatan psikologis anak.
2.    Perawatan suportif tersebut, antara lain transfusi darah/trombosit, pemberian antibiotik pada infeksi/sepsis, obat anti jamur, pemberian nutrisi yang baik dan pendekatan aspek psikososial.
3.    Terapi kuratif spesifik adalah kemoterapi.
4.    Selama transfusi, suhu tubuh anak dapat naik turun, jika anak demam lakukan penanganan pada demam.

INGAT, SELALU MENCUCI TANGAN SEBELUM DAN SESUDAH MEMEGANG ANAK ANDA !!!

APAKAH EFEK SAMPING DARI KEMOTERAPI DAN BAGAIMANAKAH PENANGANANNYA ?
1.    Mual dan muntah
Penanganan :
a.    Menganjurkan anak untuk sering minum dalam jumlah yang sedikit.
b.    Hindari makanan yang beraroma.
c.    Sebelum kemoterapi dimulai, anak akan diberikan obat anti muntah.
d.    Berikan aktivitas pengalihan bagi anak, misalnya mendengarkan musik.
2.    Tidak nafsu makan
Penanganan :
a.    Berikan makanan dengan porsi kecil dan berikan pilihan makanan yang disukai anak jika diindikasikan, kecuali pada anak dengan kondisi khusus.
b.    Berikan kudapan yang bergizi, seperti yogurt atau pudding.
c.    Buat penampilan makanan agar lebih menarik.
3.    Luka di mulut
Penanganan :
a.    Sediakan makanan yang lunak dan tidak merangsang.
b.    Gunakan sikat gigi dengan spon yang lembut.
c.    Anjurkan anak sering berkumur dengan air hangat ½ liter dicampur 1 sendok teh garam.
4.    Gangguan persarafan
Penanganan :
a.    Pemberian pelunak feses (indikasi Dokter).
b.    Mempertahankan kesejajaran tubuh.
c.    Upaya pengamanan.
5.    Buang air kecil berdarah
Penanganan :
a.    Meningkatkan asupan cairan menurut kehendak pasien.
b.    Langsung berkemih jika anak ingin Buang Air Kecil (BAK).
c.    Pemberian obat dan cairan yang dapat meningkatkan cairan ataupun memungkinkan berkemih (indikasi Dokter).

6.    Kerontokan rambut sampai botak
Penanganan :
a.    Topi dari kain katun yang lembut merupakan tutup kepala yang nyaman bagi anak.
b.    Pilihan tutup kepala yang lain adalah kerudung, kopiah atau wig.

Dampingi Anak dengan penuh kasih sayang, dan besarkan hatinya dalam menjalani perawatan.

“KITA BISA, SAYA BISA”




                                                                 

Jumat, 29 Januari 2016



KUNJUNGAN SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT KE PELAYANAN VAKSINASI MENINGITIS DI RSUP FATMAWATI

Pada hari Kamis, 28 Januari 2016, RSUP Fatmawati menerima kunjungan visitasi dari Sekretaris Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Dr. Desak Made Wismarini, MKM beserta tim. Sekditjen P2P Kemenkes RI meninjau langsung pelayanan vaksinasi meningitis di RSUP Fatmawati serta berbincang – bincang dengan beberapa Pasien yang sedang menunggu antrian pelayanan vaksinasi. Sekditjen P2P Kemenkes RI memuji pelayanan vaksinasi di RSUP Fatmawati dan memberikan masukan agar memperbanyak edukasi persiapan kondisi kesehatan sebelum calon peserta Umroh berangkat ke Tanah Suci.

Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi bersama dengan pejabat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Priok dan Kepala Bidang Pelayanan Medik serta Kepala Instalasi Bougenville mengenai Kebijakan Suprasistem Kementerian Kesehatan RI terkait pelayanan vaksinasi meningitis tersebut. 

Harapan dari kunjungan ini agar RSUP Fatmawati dapat terus melayani permintaan masyarakat untuk kebutuhan vaksinasi meningitis sebagai salah satu persyaratan Umroh.









Selasa, 26 Januari 2016


    PERTEMUAN DENGAN FORUM DEWAN KESEHATAN RAKYAT (DKR)   

    RSUP Fatmawati mengadakan pertemuan dengan forum Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) pertemuan berlangsung tersebut berlangsung di Ruang Rapat H.E. Tardan, Gedung R. Soehasim (G. Induk) lantai 3.  

    Pertemuan dihadiri oleh Direktur Utama RSUP Fatmawati dengan didampingi oleh Direktur Medik dan Keperawatan beserta jajaran manajemen RSUP Fatmawati, diantaranya Kepala Bidang Pelayanan Medik, Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Humas serta dihadiri oleh 17 orang dari perwakilan DKR.

    Adapun tujuan diadakannya pertemuan tersebut adalah membahas mengenai masukan baik dari pihak RSUP Fatmawati maupun dari pihak DKR itu sendiri. 

    Dalam arahannya, Direktur Utama RSUP Fatmawati secara khusus mengatakan peran DKR adalah mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat dan untuk mempercayakan RSUP Fatmawati dalam menangani pasien secara medik. Direktur Utama juga mensosialisasikan kembali program rujukan berjenjang dan rujuk balik kepada Forum Dewan Kesehatan Rakyat.